Zahrah Salsabila
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Konten Edukasi Tiktok dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Zahrah Salsabila; Stevany Afrizal
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16434

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi informasi, di mana platform video pendek seperti TikTok bergeser dari hiburan menjadi sumber belajar alternatif. Penelitian ini berupaya menjawab masalah mengenai bagaimana mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 memanfaatkan konten edukasi TikTok dan sejauh mana pemanfaatan tersebut berkontribusi dalam menumbuhkan motivasi belajar mereka. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pengalaman interaksi mahasiswa dengan konten edukasi dan menganalisis efektivitasnya dibandingkan media konvensional. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus intrinsik. Landasan teoretis utama yang digunakan adalah Teori Interaksionisme Simbolik Herbert Blumer (1969), yang menganalisis bagaimana makna (motivasi belajar) dikonstruksi melalui interaksi simbolik mahasiswa dengan konten TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap lima informan kunci yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan konten edukasi TikTok baik terkait Sosiologi maupun tips akademik umum sebagai suplemen belajar yang ringan, visual, dan relevan. Konten ini berperan krusial dalam memicu rasa ingin tahu, mempermudah visualisasi konsep abstrak, dan mendorong motivasi intrinsik. Kesimpulan menunjukkan bahwa keberhasilan pemanfaatan TikTok bergantung pada kemampuan mahasiswa untuk menginterpretasikan dan memilah konten secara sadar, mengubah platform tersebut menjadi simbol belajar yang efektif.