Lastri Lastri
Universitas HKBP Nommensen, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Impor Bawang Merah di Indonesia dengan Model Var : Kajian Produksi, Konsumsi, dan Produk Domestik Bruto (PDB) Cerol Yohana Sitopu; Martin Luter Purba; Lastri Lastri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16488

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika impor grosir di Indonesia menggunakan model VAR: studi produksi, konsumsi, dan Produk Domestik Bruto (PDB) melalui pendekatan Vector Autoregression (VAR). Data yang digunakan adalah data deret waktu triwulanan dari tahun 2000–2024, yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Prospek Pertanian, dan SEKI Bank Indonesia. Metode analisis meliputi uji stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF), pemilihan lag optimal, uji kointegrasi Johansen, dan estimasi Vector Error Correction Model (VECM), dilengkapi dengan analisis Impulse Response Function (IRF), Dekomposisi Varians, dan uji kausalitas Granger. Hasil menunjukkan bahwa semua variabel tidak stasioner pada bentuk level tetapi menjadi stasioner setelah diferensiasi. Uji kointegrasi menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara impor, produksi, konsumsi, dan PDB. Dalam jangka pendek, beberapa variabel saling memengaruhi secara signifikan, di mana peningkatan produksi cenderung mengurangi impor, sementara peningkatan konsumsi dan PDB menyebabkan peningkatan impor. Analisis IRF menunjukkan bahwa respons variabel terhadap guncangan berfluktuasi tetapi konvergen ke keseimbangan dalam jangka panjang. Sementara itu, uji kausalitas Granger mengungkapkan hubungan kausal antar variabel, yang menunjukkan interaksi timbal balik dalam sistem ekonomi yang lebih luas di Indonesia. Studi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengendalian impor dan meningkatkan produksi domestik untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga.