Anita Firdaus
Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Logo Sebagai Identitas Visual Kampanye “Cegah Diabetes Balita” dalam Meningkatkan Kesadaran Bagi Orang Tua Anita Firdaus; Aditya Rahman Yani; Aryo Bayu Wibisono
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16778

Abstract

Tahapan balita menjadi penentu dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Namun, masalah kesehatan seperti diabetes tipe-2 mulai mengarah pada usia balita dan menjadi perhatian akibat mudahnya akses makanan dan minuman manis di era modern. Kondisi ini berkaitan dengan gaya hidup yang kurang sehat, yaitu konsumsi gula berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik. Solusi yang dilakukan salah satunya melalui kampanye sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap dampak gaya hidup balita yang kurang sehat dapat menimbulkan resiko diabetes tipe-2, serta mengedukasi cara pencegahan diabetes dengan cara mengajak orang tua mengatur pola makan dan minum anak serta aktivitas fisik nya. Tujuan kampanye ini, untuk menyediakan informasi melalui cara kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh orang tua. Untuk itu dibutuhkan identitas visual sebagai tanda pengenal kampanye, perancangan logo menggunakan metode design thinking agar konsep yang dirancang sesuai tujuan kampanye dan target audiens. Logo yang dihasilkan memvisualisasikan perlindungan dengan kombinasi simbol tetesan darah, figur balita, figur orang dewasa representasi orang tua dan pelukan simbol perlindungan. Kemudian pengujian melalui diskusi sederhana dengan beberapa target audiens untuk mengetahui pemahaman logo yang telah dirancang, dan hasil menunjukkan logo telah mampu dipahami dengan baik. Logo ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam memperoleh informasi terkait diabetes balita.