Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah media TTS berpengaruh efektif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di kelas IV SD Islam An-Nur. Media TTS dipilih karena dalam penyelesaiannya siswa diasah untuk berpikir secara aktif untuk menemukan jawaban yang tepat dan sesuai dengan petunjuk yang tertera. Penelitian menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group. Siswa yang diteliti berjumlah 33 siswa, dengan membagi ke dalam dua kelompok. Melalui tes berupa soal pilihan ganda dengan indikator berpikir kritis Facione berjumlah 20 soal dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji independent samples t-test dilengkapi dengan uji paired samples t-test pada kelas eksperimen. Peningkatan hasil belajar setelah menggunakan media TTS pada kelas eksperimen memberikan gambaran bahwa media ini dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berikir kritis, dengan hasil rata-rata awal 71,00 mejadi 91,00 persentase sekitar 28,17 %, jauh mengungguli kelas kontrol yang hanya meningkat 3,07%. Perbandingan nilai akhir kedua kelas tersebut diuji sehingga mendapatkan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan, dengan hasil nilai signifikansi 0,002 < 0,05. Selain itu, aktivitas belajar siswa meningkat dari 74,3% dengan kategori baik pada pertemuan pertama menjadi 80,83% dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua. Dengan demikian, media TTS terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis sekaligus keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS pada materi berbagai macam gaya di kelas IV SD Islam An-Nur Kota Serang.