Permasalahan sampah organik masih menjadi tantangan serius di lingkungan sekolah karena belum optimalnya pengelolaan dan rendahnya kesadaran peserta didik terhadap dampak lingkungan. Kegiatan Pengabdian Projek Kepemimpinan ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan dan kreativitas peserta didik melalui pelatihan pembuatan Eco-Enzyme yang menjadi solusi pengelolaan limbah kulit buah. Kegiatan dilaksanakan pada Mei 2025 di SMP Laboratorium Universitas Negeri Malang (UM), melibatkan 32 peserta didik kelas VII dan 12 guru. Metode yang dipergunakan yaitu Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan edukatif partisipatif melalui tiga tahap: pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap awal mencakup identifikasi masalah serta persiapan alat, bahan, dan media pembelajaran. Pelaksanaan meliputi dua pertemuan, yaitu pelatihan pembuatan Eco-Enzyme dan pengembangan produk turunan seperti sabun cair, pembersih lantai, pupuk, serta hand sanitizer. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada skor kreativitas (66,9 menjadi 85,9) dan literasi lingkungan (56,8 menjadi 80,0). Hasil menunjukkan keterlibatan aktif peserta didik dalam praktik langsung dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap pengelolaan sampah organik. Peserta didik juga antusias menciptakan produk ramah lingkungan yang bermanfaat, menumbuhkan keterampilan praktis dan tanggung jawab lingkungan.