Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Partisipasi Masyarakat Melalui Kelompok Kegiatan UPPKA dalam Mewujudkan Kesejahteraan Keluarga di Kampung KB Kokolaka Kalimah, Kalimah; Kisworo, Bagus
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2117

Abstract

Program Usaha Peningakatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) merupakan salah satu program inisiatif  dari BKKBN yang dirancang untuk mendukung program keluarga berencana. Kelompok kegiatan UPPKA berupaya untuk meningkatkan usaha ekonomi dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Dalam mendukung keberhasilan program UPPKA Jati Rahayu Kelurahan Jatirejo Semarang, diperlukan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses kegiatan mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah Ketua Kampung KB, Ketua kelompok UPPKA, Kader PKB, dan anggota kelompok UPPKA. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam kelompok kegiatan UPPKA dilakukan melalui empat tahapan partisipasi diantaranya, tahap perencanaan dan pengambilan keputusan, tahap pelaksanaan, tahap pengambilan manfaat, dan tahap evaluasi. Faktor penghambat partisipasi masyarakat adalah keberlanjutan usaha yang tidak menentu, pemenuhan kebutuhan ekonomi yang tidak optimal, serta keterbatasan sumber daya modal. Simpulan dari penelitian ini yaitu partispasi dalam kelompok UPPKA sudah cukup aktif pada tahap perencanaan hingga evaluasi. Pelaksanaan program kegiatan sudah terlaksana secara optimal dilihat dari partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan pelatihan yang memberikan manfaat bagi anggota untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usaha ekonomi kelompok. Namun terdapat kendala dalam pelaksanaannya yaitu komitmen dalam berkontribusi disetiap kegiatan, keterbatasan proses pemasaran, serta dukungan sumber daya modal. Dengan ini, diharapkan pemerintah maupun masyarakat dapat mendukung keberlanjutan kelompok UPPKA dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bagi keluarga.