Studi ini mengkaji permasalahan ketidaklengkapan bukti audit dalam proses pemeriksaan laporan keuangan di Kantor Akuntan Publik Ellya Noorlisyati & Rekan Cabang Palembang. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pendampingan sistem dokumentasi audit melalui keterlibatan langsung dalam proses pemeriksaan dokumen pendukung, penelusuran transaksi, pengelompokan arsip, serta diskusi bersama auditor terkait kendala dokumentasi selama proses audit berlangsung. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab dan dampak ketidaklengkapan dokumen pendukung terhadap proses audit serta memberikan rekomendasi perbaikan sistem dokumentasi dan pengarsipan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, keterlibatan dalam kegiatan pemeriksaan audit, diskusi dengan auditor, serta penelaahan dokumen audit selama masa pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketidaklengkapan bukti audit tidak hanya disebabkan oleh dokumen yang tidak tersedia, tetapi juga oleh informasi transaksi yang kurang jelas, perbedaan struktur pencatatan akun, kurangnya komunikasi antara auditor dan klien, serta sistem pengarsipan yang belum tertata dengan baik. Kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi dalam membantu proses identifikasi dan penelusuran dokumen audit, mendukung kelancaran pemeriksaan, serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya dokumentasi dan pengarsipan yang sistematis. Diperlukan koordinasi yang lebih baik antara auditor dan klien, standarisasi dokumen pendukung, serta perbaikan sistem pengarsipan guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses audit.