p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal ISOMETRI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH VARIASI RASIO KOMPRESI PISTON TERHADAP KINERJA MESIN DAN EMISI GAS BUANG PADA MOTOR SUZUKI SATRIA F 150 INJEKSI Irdzal Irdzal; Willem M. E. Wattimena; Sefnath J Etwan Sarwuna
Jurnal ISOMETRI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2026.5.1.54-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio kompresi piston terhadap kinerja mesin dan emisi gas buang pada sepeda motor Suzuki Satria F150 Injeksi. Variasi rasio kompresi yang digunakan adalah 10:1, 11,5:1 (standar), dan 12:1. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan alat dynamometer (dyno test) untuk mengukur daya dan torsi, serta gas analyzer untuk mengukur emisi gas buang berupa karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio kompresi meningkatkan daya maksimum mesin, dimana rasio 12:1 menghasilkan daya tertinggi sekitar 16 HP pada putaran tinggi. Sementara itu, rasio 11,5:1 memberikan karakteristik torsi yang stabil, dan rasio 10:1 unggul pada akselerasi awal. Dari sisi emisi, peningkatan rasio kompresi mampu menurunkan kadar CO dan HC akibat pembakaran yang lebih sempurna. Dengan demikian, rasio kompresi 12:1 direkomendasikan untuk performa tinggi, sedangkan rasio 10:1 lebih cocok untuk kebutuhan akselerasi awal.
STUDI PERBANDINGAN VARIASI CDI STANDART DENGAN CDI BRT TERHADAP UNJUK KERJA MESIN SEPEDA MOTOR VEGA ZR 110cc Geraldo Yanto Pentury; Willem M. E. Wattimena; Benjamin Golfin Tentua
Jurnal ISOMETRI Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/isometri.2026.5.1.73-79

Abstract

Perkembangan teknologi sistem pengapian, khususnya Capacitor Discharge Ignition (CDI), bertujuan meningkatkan performa mesin sepeda motor. CDI racing seperti CDI BRT dirancang dengan pengapian yang lebih presisi dan stabil dibanding CDI standar, sehingga mampu meningkatkan efisiensi pembakaran, daya, dan torsi mesin. Namun, penggunaan CDI modifikasi perlu disesuaikan dengan karakteristik mesin agar tidak mengganggu proses pembakaran serta menjaga keawetan mesin. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh CDI standar dan CDI BRT terhadap unjuk kerja mesin Yamaha Vega ZR 110 cc. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan dyno test dengan parameter torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CDI BRT menghasilkan performa lebih baik dibanding CDI standar. CDI BRT mampu menghasilkan torsi maksimum sebesar 5,58 Nm dan daya maksimum 5,38 hp, sedangkan CDI standar menghasilkan torsi dan daya yang lebih rendah. Dari sisi konsumsi bahan bakar, CDI BRT juga menunjukkan efisiensi yang lebih baik pada berbagai putaran mesin. Pada putaran 3500 RPM, konsumsi bahan bakar CDI standar sebesar 0,79 kg/jam, sementara CDI BRT sebesar 0,67 kg/jam. Pada putaran menengah dan tinggi, CDI BRT tetap lebih hemat dibanding CDI standar. Secara keseluruhan, CDI BRT terbukti lebih unggul dalam meningkatkan performa dan efisiensi mesin dibandingkan CDI standar pada Yamaha Vega ZR 110 cc.