Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GREEN ACCOUNTING SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Darlin Aulia
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2026)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v6i1.6879

Abstract

Perkembangan green finance menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan, pengurangan emisi karbon, serta pencapaian target Net Zero Emission. Seiring meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, penelitian mengenai green finance juga berkembang pesat dengan berbagai fokus kajian, seperti green banking, green bond, green sukuk, green investment, Environmental, Social, and Governance (ESG), hingga climate finance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian green finance, mengidentifikasi tema-tema utama, metode penelitian yang digunakan, serta mengungkap kesenjangan penelitian (research gap) sebagai dasar pengembangan penelitian di masa mendatang. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap artikel yang diterbitkan selama periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian green finance mengalami peningkatan yang signifikan dan didominasi oleh topik pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi hijau, transisi energi, green banking, green bond, serta implementasi ESG. Dalam konteks Indonesia, perkembangan green finance ditandai oleh penerbitan green sukuk, implementasi green banking, serta penguatan regulasi melalui Roadmap Keuangan Berkelanjutan dan Taksonomi Hijau Indonesia. Namun demikian, penelitian mengenai green finance di Indonesia masih didominasi oleh sektor perbankan, sementara kajian mengenai pengaruh green finance terhadap kinerja perusahaan, inovasi hijau, transformasi digital, dan pasar karbon masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan model empiris yang mengintegrasikan green finance dengan ESG, transformasi digital, dan inovasi hijau guna mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan
GREEN FINANCE SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Darlin Aulia
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 6 No. 1 (2026): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2026)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v6i1.6880

Abstract

Perkembangan Green Finance menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan, pengurangan emisi karbon, serta pencapaian target Net Zero Emission. Seiring meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, penelitian mengenai Green Finance juga berkembang pesat dengan berbagai fokus kajian, seperti green banking, green bond, green sukuk, green investment, Environmental, Social, and Governance (ESG), hingga climate finance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian Green Finance, mengidentifikasi tema-tema utama, metode penelitian yang digunakan, serta mengungkap kesenjangan penelitian (research gap) sebagai dasar pengembangan penelitian di masa mendatang. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap artikel yang diterbitkan selama periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian Green Finance mengalami peningkatan yang signifikan dan didominasi oleh topik pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi hijau, transisi energi, green banking, green bond, serta implementasi ESG. Dalam konteks Indonesia, perkembangan Green Finance ditandai oleh penerbitan green sukuk, implementasi green banking, serta penguatan regulasi melalui Roadmap Keuangan Berkelanjutan dan Taksonomi Hijau Indonesia. Namun demikian, penelitian mengenai Green Finance di Indonesia masih didominasi oleh sektor perbankan, sementara kajian mengenai pengaruh Green Finance terhadap kinerja perusahaan, inovasi hijau, transformasi digital, dan pasar karbon masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan model empiris yang mengintegrasikan Green Finance dengan ESG, transformasi digital, dan inovasi hijau guna mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.