Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI IMPLEMENTASI PENILAIAN OTENTIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) TERHADAP PERTUMBUHAN KARAKTER KRISTIANI PESERTA DIDIK Lamsihar Simanungkalit; Pebriyan simanungkalit
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8032

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi penilaian otentik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen serta kontribusinya terhadap pertumbuhan karakter Kristiani peserta didik, karena pembelajaran nilai memerlukan pendekatan evaluasi yang menilai perilaku nyata, bukan sekadar penguasaan materi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek pendidik dan peserta didik, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian otentik diterapkan melalui tugas berbasis praktik, jurnal refleksi, proyek karakter, dan observasi perilaku yang memungkinkan peserta didik menerapkan nilai kasih, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Wawancara menunjukkan bahwa peserta didik lebih memahami nilai Kristiani melalui praktik langsung, sementara pendidik menilai pendekatan ini efektif untuk memperoleh gambaran perkembangan karakter secara menyeluruh. Pembahasan mengaitkan temuan dengan penelitian terdahulu yang menegaskan bahwa asesmen autentik memfasilitasi internalisasi nilai, pertumbuhan rohani, dan pembentukan karakter secara holistik. Penelitian menyimpulkan bahwa penilaian otentik berkontribusi signifikan terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang transformatif. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pelatihan pendidik, dukungan institusi pendidikan, dan penguatan kurikulum berbasis nilai. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan dan waktu, sehingga studi lanjutan perlu menjangkau konteks yang lebih luas.