Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MENUMBUHKAN SIKAP NASIONALISME Sahrudin Pohan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.8178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap nasionalisme. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan keterpercayaan data yaitu dengan keikutsertaan peneliti langsung ke lokasi penelitian. Untuk mencek keterpercayaan data dimanfaatkan sumber-sumber informasi, metode dan teori, konsisten dalam keseluruhan proses penelitian dan mempertanggung jawabkan data sesuai fokus dan latar belakang masalah. Teknik analisa data yang digunakan yaitu mereduksi data, menyajikan data dan memperifikasi data. Informan penelitian yaitu mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian dipaparkan secara narasi, dengan menggunakan teknik deskriptif. Temuan penelitian: Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran atau mata kuliah yang sudah empat kali mendapat perubahan nama. Pada kurikulum 1962 disebut civics, pada kurikulum 1975 disebut Pendidikan Moral Pancasila (PMP), pada kurikulum 1994 disebut Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan pada tahun 2006 berubah lagi menjadi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Tumbuhnya sikap nasionalisme dapat dipengaruhi oleh lima faktor; (1), pengetahuan sejarah, (2), menghargai kemajemukan atau keberagaman, (3), memahami makna partisipasi dalam kehidupan sosial, (4), memahami makna mematuhi praturan dan dapat berkotribusi positif, dan (5) bangga sebagai bangsa Indonesia.