Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT MENGENAI PENYAKIT ISPA DAN PNEUMONIA DI DESA MUHAJIRIN Permatasari, Jelly; Abqori, M. Khautal; Rahmawati, Junuta Anggi; Atiqah, Umi; Magdalena Arifani, Yohana; Yulita, Dea; Yulia Putri, Regyna; Yolandari, Dea
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.1408-1413

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan Pneumonia merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi di wilayah pedesaan. Berdasarkan data kesehatan di Desa Muhajirin, kedua penyakit tersebut termasuk kasus tertinggi sehingga diperlukan upaya edukasi sebagai langkah promotif dan preventif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai ISPA dan pneumonia melalui penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan ceramah dan diskusi interaktif, disertai pengisian kuisioner sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur tingkat pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 42 masyarakat Dusun Suko Rame, Desa Muhajirin. Hasil menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, tingkat pengetahuan baik sebesar 19,0%, cukup 31,0%, dan kurang 50,0%. Setelah penyuluhan, kategori pengetahuan baik meningkat menjadi 69,0%, kategori cukup 26,2%, dan kategori kurang menurun menjadi 4,8%. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ISPA dan pneumonia. Kegiatan edukasi yang berkelanjutan direkomendasikan sebagai strategi pencegahan penyakit di tingkat komunitas.
ISOLASI DAN UJI SIFAT FISIKOKIMIA PATI DARI BIJI KARET (Hevea brasiliensis) permatasari, jelly; Lestari, Uce; Widyastuti, Resti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v5i1.1184

Abstract

Pati biji karet (Hevea Brasiliensis) merupakan salah satu pati yang berpotensi sebagai bahan tambahan dalam industri farmasi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan untuk mengetahui sifat fisikokimia pati dari biji karet. Pati biji karet diisolasi dengan cara melakukan penghalusan sampel dengan blender, penyaringan, pengendapan, pengeringan pada suhu 50oC selama lima hari dan pencucian dengan heksan. Diperoleh randemen sebesar 0.974%, susut pengeringan 4.30%, kadar abu 0.5%, daya pengembangan 4.510 g, % kelarutan 83.5%, bobot jenis benar 1.270 g/cm3, bobot jenis nyata 0.347 g/cm3, bbot jenis mampat 0.55 g/cm3, faktor Hausner 1.5, % kompresibilitas 36.9%, porositas 51% dan diameter ukuran partikel sebesar 27.9 𔜇𔑚. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa isolasi pati dari biji karet dapat dilakukan dan diperoleh pati yang baik dan memenuhi persyaratan resmi dari farmakope Indonesia dan Handbook of Pharmaceutical Excipients edisi enam untuk hasil uji organoleptis, mikroskopis, susut pengeringan, kadar abu, daya pengembangan dan % kelarutan, bobot jenis benar, bobot jenis nyata, bobot jenis mampat dan distribusi ukuran partikel. Sedangkan data organoleptis, faktor Hausner, kompresibilitas, dan porositas termasuk kategori tidak baik.