Satria Guruh
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Desa Cerdas Melalui Literasi Anak, Pengelolaan Sampah, Digitalisasi Pembelajaran, dan Kolaborasi Kesehatan bersama BPJS Anisa Nuroftavia; Acep Wagiman; Yogi Pratama; Muhammad Elang Iqbal; Ai Dwati; Andi Darojat; Dea Sofia Nurafwin; Risti Nabila Fauzi; Erina Nurmuslimawati; Sandi Dwi Andika; Neng Dila Sri Puspita; Satria Guruh
Jurnal Ksatria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Ksatria: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jurnalksatriajurnalpengabdiankepadamasyarakat.v3i2.97

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya di Kelurahan Cibeuti dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya literasi anak, pengelolaan sampah yang belum optimal, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, serta pentingnya penguatan kesadaran kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk mentransformasi desa menuju Desa Cerdas melalui pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, lingkungan, teknologi, dan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan observasi lapangan, diskusi kelompok, serta kolaborasi bersama masyarakat dan stakeholder terkait. Beberapa program utama yang dilaksanakan meliputi pendirian Langit Literasi di SDN Bantarsari, pembuatan bak sampah terpilah di RW 12, pembuatan website portal akademik, serta seminar kesehatan bersama BPJS. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan minat baca anak-anak, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana belajar, serta pemahaman masyarakat tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Kesimpulannya, program KKN ini berhasil mendorong kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih cerdas, sehat, dan berdaya guna, sekaligus menjadi contoh implementasi pengabdian berbasis kebutuhan lokal.