Abstract Preventing agrarian conflicts in plantation areas is crucial for early detection by detecting the potential for agrarian conflicts within a plantation area. This research focuses on the role of the Intelligence and Security Directorate of the West Kalimantan Regional Police in detecting agrarian conflicts in plantation areas and the factors influencing this role. This research is an empirical legal study supported by primary data obtained through interviews and secondary data through literature review. The results indicate that early detection is carried out through systematic stages to ensure information accuracy. In addition to early detection, the Intelligence and Security Directorate of the West Kalimantan Regional Police also frequently acts as an initial facilitator in the mediation process. Two important factors influence the implementation of detection: internal capacity and external and dynamic factors. Keywords: Agrarian conflicts; Detection; Intelligence and security; Police Abstrak Pencegahan konflik agraria di wilayah perkebunan sangat perlu dilakukan sedini mungkin dengan melakukan deteksi terhadap ada tidaknya potensi agraria yang dapat terjadi di suatu wilayah perkebunan. Penelitian ini berfokus pada peran Direktorat Intelejen dan Keamanan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dalam melakukan deteksi terhadap konflik agraria di wilayah perkebunan beserta faktor-faktor yang mempengaruhi peran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang ditopang oleh data primer yang diperoleh melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deteksi dini dilakukan melalui tahapan-tahapan yang sistematis untuk memastikan akurasi informasi. Selain deteksi dini, Direktorat Intelejen dan Keamanan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat juga sering menjadi fasilitator awal dalam proses mediasi. Terdapat dua faktor penting yang mempengaruhi pelaksanaan deteksi yaitu, pertama adalah faktor kapasitas internal dan kedua faktor yang bersifat eksternal dan dinamis. Kata Kunci: Deteksi; Intelejen Keamanan; Konflik Agraria; Polisi