Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika Pemenuhan Hak-Hak Istri Dalam Masa Iddah (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Larantuka Kabupaten Flores Timur) Muhammad Izzun Nafsihi; M. Akil; Nur Setiawati
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 5 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Mei 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20697586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hak-hak istri dalam masa iddah serta menganalisis peran dan keputusan Pengadilan Agama Larantuka dalam menjamin pemenuhan hak-hak tersebut di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan hakim Pengadilan Agama, tokoh agama, serta perempuan yang sedang menjalani masa iddah. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, hak-hak istri dalam masa iddah meliputi nafkah, tempat tinggal, dan kebutuhan pokok lainnya yang menjadi kewajiban mantan suami sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam dan peraturan perundang-undangan. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kondisi ekonomi, serta anggapan bahwa perceraian menghapus kewajiban suami. Selain itu, perceraian yang dilakukan di luar Pengadilan Agama turut melemahkan posisi hukum istri. Penelitian ini juga menemukan bahwa Pengadilan Agama Larantuka memiliki peran strategis dalam memastikan pemenuhan hak-hak tersebut melalui putusan yang bersifat mengikat dan dapat dieksekusi. Dengan demikian, jalur hukum melalui Pengadilan Agama menjadi mekanisme paling efektif dalam menjamin perlindungan dan pemenuhan hak istri selama masa iddah.