Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Musik Jemaat melalui Pelatihan Suling Bambu Berbasis Sistem Nada Nelsano Anesry Latupeirissa; Novan T Salamena
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): JUNI 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i3.968

Abstract

This community service activity aims to enhance congregational musical competence through training in the construction and performance of bamboo flutes based on a tonal system in Maneoratu Village, Central Maluku. The activity is motivated by the predominance of intuitive practices in making and using bamboo flutes without standardized tuning, which limits musical development in worship contexts. The method employed is a qualitative participatory approach through hands-on training involving participants in instrument construction, playing techniques, and basic accompaniment skills for congregational music. The results indicate an improvement in participants’ understanding of tonal systems, skills in constructing and playing bamboo flutes, as well as increased participation and social interaction within the community. Furthermore, the activity contributes to transforming musical practices from intuitive traditions toward more systematic and structured approaches. Therefore, this training provides not only technical benefits but also contributes to cultural strengthening and the enhancement of congregational musical quality.
REVITALISASI MUSIK JEMAAT MELALUI PELATIHAN SULING BAMBU DAN KEYBOARD DI TELUTIH, MALUKU Nelsano Anesry Latupeirissa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappaoleonro Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman musikal jemaat, khususnya dalam penggunaan nada dasar dan teknik bermain instrumen dalam musik ibadah. Pembuatan dan penggunaan suling bambu yang masih bersifat intuitif serta keterbatasan kemampuan memainkan keyboard menjadi kendala dalam mendukung kualitas musik jemaat di wilayah Telutih, Maluku. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk merevitalisasi praktik musik jemaat melalui pelatihan suling bambu dan keyboard. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung (learning by doing), dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5–6 Oktober 2020 di Desa Hunisi dan Desa Yamalatu dengan melibatkan 72 peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja, dan pemuda jemaat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap sistem nada dasar, teknik pembuatan dan permainan suling bambu, serta kemampuan menggunakan keyboard sebagai instrumen pengiring ibadah secara lebih tepat. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi jemaat dalam musik gereja serta kesadaran akan pentingnya pemanfaatan alat musik berbasis material lokal. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas musik jemaat, tetapi juga mendukung upaya revitalisasi praktik musik berbasis budaya lokal secara berkelanjutan