Visible Infrared Imaging Radiometer Suite Day/Night Band (VIIRS-DNB) merupakan salah satu teknologi penginderaan jauh yang menghasilkan data Night-time Lights (NTL), yang dapat dimanfaatkan untuk menggambarkan aktivitas manusia pada malam hari serta memantau urbanisasi dan perkembangan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika spasial dan temporal Night-time Lights (NTL) di Pulau Kalimantan selama periode 2012–2024 serta memproyeksikan perkembangan wilayah hingga tahun 2045. Analisis dilakukan menggunakan data VIIRS Night-time Lights (VCMCFG) dari NOAA yang diolah melalui Google Earth Engine. Tren temporal dianalisis menggunakan regresi linear, sedangkan kawasan urban diekstraksi melalui pendekatan thresholding terhadap data Night-time Lights (NTL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata intensitas Night-time Lights (NTL) meningkat dari 0,093 nW/cm²/sr pada tahun 2012 menjadi 0,386 nW/cm²/sr pada tahun 2024 dengan nilai R² sebesar 0,93. Pada periode yang sama, luas kawasan urban bertambah dari 760 km² menjadi 2.344 km² atau meningkat sebesar 208,42%. Pada tingkat provinsi Kalimantan Timur memiliki luas kawasan urban terbesar 1.114 km², sedangkan Kalimantan Tengah mencatat laju pertumbuhan kawasan urban tertinggi 541,03%. Model regresi linear memproyeksikan luas kawasan urban mencapai sekitar 4.405 km² pada tahun 2045. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data Night-time Lights (NTL) dapat dimanfaatkan sebagai indikator untuk memantau perkembangan kawasan urban serta mendukung perencanaan pembangunan wilayah di Pulau Kalimantan.