Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SEBAGAI KEDEWASAAN IMAN KRISTEN Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Kristen Heri Engel Solissa; Demisius Momot; Bentelina R. Fiay
J-mace : Jurnal Penelitian Vol 6, No 2 (2026): JULI
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jmace.v6i2.99

Abstract

Berfikir kritis ialah dasar utama bagi induvidu yang berintelektual untuk dapat mengembangkan pengetahuan yang berdampak dan berjalan secara efektif untuk menghadapi dunia modern bahkan menjadi ide dan gagasan yang dapt dipergunakan pada dunia kerja. Konteks perguruan tinggi Mahasiswa harus berpikir kritis untuk memahami iman secara mendalam agar penguatan mental dan spiritualitas dengan Tuhan. Berfikir kritis bagi mahasiswa prodi Pendidikan Agama Kristen menjadi standar dalam meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan, pendewasaan iman. Dalam proses belajar mengajar mahasiswa belum memiliki inisiatif untuk meningkatkan pola pikir secara mandiri dalam berpartisipasi dan keaktifan bahkan tingkat kedislipinan sangatlah renda ada yang suka masuk kuliah sesuka hati, sering datang terlambat, proses pembuatan tugas yang tidak maksimal atau pengumpulan tugas tidak tepat waktu. Pemahaman mahasiswa yang terpenting hadir dalam perkuliahan, lulus dan mendapatkan injazah, hal ini menggakibatkan daya pemahaman sangat rendah dan berdampak terhadap kualitas pendidikan yang mereka dapatkan. Maka judul penelitian: berfikir kritis sebagai kedewasaan Iman dengan rumusan masalah: bagaimana dampak berfikir kritis terhadap mahasiswa dalam meningkatkan kualitas iman? Penelitian ini mengunakan meteodologi kualitatif dan objek riset penelitian yang berlokasi di Universitas Victory Sorong. Pengumpulan data adalah prosedur yang sistematis dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Maka teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu: Observasi (pengamatan) dan Wawancara dan teknik analisa data.