Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pendidikan Kesehatan Sekolah Juan Claudio Non; Tigor Mahar J; M. Dhani Putra Suhartanto; Ilham Fajrin A; Bagas Arya P; Yuriel Bagos P; M. Zain
Jurnal Ilmu Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Olahraga Vol 6 No 1 (2025): Journal Of Physical Education Health Sport Science
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpehss.v6i1.23669

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan kesehatan sekolah serta mendeskripsikan status kesehatan siswa SD Negeri Jemur Wonosari 1, meliputi aspek antropometri, kesehatan indra, kebersihan diri, dan fungsi neurologis dasar. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Pemeriksaan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2025 menggunakan alat-alat Unit Kesehatan Sekolah (UKS) seperti microtoise, timbangan, kartu Snellen, kartu Ishihara, otoskop sederhana, spatel lidah, senter, serta lembar observasi. Prosedur meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), pemeriksaan mata, hidung, telinga, gigi, dan tes tremor. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata IMT siswa sebesar 17,4 kg/m². Status gizi normal ditemukan pada 43,75% siswa, kurus hingga sangat kurus 37,5%, serta gemuk hingga obesitas 18,75%. Kebersihan telinga dalam kategori kotor mencapai 56,25%, karies gigi 25%, masalah hidung (sekret berlebih dan bendungan lendir) 18,75%, sementara ketajaman mata normal pada 93,75% siswa dan seluruh siswa (100%) negatif tremor. Simpulan penelitian ini adalah bahwa secara umum kesehatan siswa SD Negeri Jemur Wonosari 1 tergolong cukup baik pada aspek mata dan fungsi neurologis, namun ditemukan masalah prioritas yang memerlukan intervensi segera, yaitu kebersihan telinga yang buruk, status gizi ganda (kurus dan gemuk), karies gigi, serta gangguan hidung. Diperlukan penguatan program UKS melalui penyuluhan kebersihan diri yang berkelanjutan, pemantauan status gizi rutin, kerja sama dengan puskesmas untuk rujukan medis, serta kolaborasi aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat guna menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang optimal siswa.