Kemampuan berpikir komputasi merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam memahami dan menyelesaikan masalah berbasis data seperti statistika. Namun, pada kenyataannya, kemampuan ini masih belum berkembang secara optimal pada siswa, terutama dalam menguraikan masalah dan menarik kesimpulan dari data yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir komputasi siswa dalam menyelesaikan masalah statistika pada siswa kelas 10 SMA X tahun ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak lima siswa yang dipilih melalui teknik voluntary sampling dengan pengacakan terbatas dari kelompok sukarelawan. Instrumen yang digunakan berupa dua soal esai yang disusun berdasarkan indikator berpikir komputasi, yaitu dekomposisi, pengenalan pola, algoritma, dan abstraksi. Data dianalisis secara kualitatif melalui teknik penskoran berdasarkan indikator yang telah ditetapkan, kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan profil kemampuan masing-masing subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir komputasi siswa masih bervariasi, dengan sebagian besar subjek berada pada kategori rendah. Kesulitan utama ditemukan pada indikator dekomposisi dan abstraksi, di mana siswa belum mampu menguraikan informasi secara sistematis serta menarik kesimpulan yang tepat berdasarkan pola data. Sementara itu, pada indikator algoritma dan pengenalan pola, sebagian siswa telah menunjukkan kemampuan yang cukup baik meskipun belum konsisten. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan berpikir komputasi siswa dalam materi statistika belum berkembang secara optimal dan memerlukan penguatan melalui pembelajaran yang lebih menekankan pada proses berpikir sistematis dan terstruktur.