Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematika dan prokrastinasi akademik terhadap kelancaran prosedural matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kedungwuni. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling yaitu pemilihan kelas secara acak dari seluruh kelas yang ada. Berdasarkan hasil pengambilan sampel, kelas XE5 digunakan sebagai kelas uji coba dan kelas XE4 sebagai kelas penelitian, masing-masing terdiri atas 32 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes dan angket. Tahapan analisis data dalam penelitian ini mencakup uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang dilakukan terdiri atas uji normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Setelah seluruh data memenuhi uji prasyarat, dilanjutkan uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemahaman konsep matematika berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis sebesar 54,6%; (2) prokrastinasi akademik memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis sebesar 68,1%; serta (3) kemampuan pemahaman konsep matematika dan prokrastinasi akademik secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis sebesar 80,6%. Dengan demikian, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika dan prokrastinasi akademik berpengaruh signifikan terhadap kelancaran prosedural matematis siswa.