Indo Tenri Angka
State University of Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DESKRIPSI KEMAMPUAN PENALARAN KOVARIASIONAL DALAM MEMODELKAN GRAFIK FUNGSI: STUDI PADA MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNM Alimuddin Tampa; Indo Tenri Angka; Sahid
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/37jnfb64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan dan kesulitan penalaran kovariasional mahasiswa Jurusan Matematika di FMIPA UNM. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan desain the explanatory sequential. Subjek penelitian ini terdiri dari 30 mahasiswa angkatan 2022 Tahun Akademik 2023/2024. Pemilihan subjek dengan menggunakan teknik purposive, dengan pertimbangan dalam pemilihan subjek adalah mahasiswa yang telah lulus mata kuliah kalkulus. Sebanyak 30 mahasiswa terpilih untuk diberikan tes penalaran kovariasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis (tes penalaran kovariasional ) dan wawancara semi-terstruktur. Data dianalisis secara kuantitatif untuk mengklasifikasikan tingkat kemampuan penalaran kovariasional mahasiswa, dilanjutkan dengan analisis kualitatif untuk mengungkap kesulitan penalaran kovariasional mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi variabel yang terlibat dalam masalah kovariasional. Namun, kemampuan penalaran kovariasional mereka secara keseluruhan masih terbatas. Hasil tes penalaran kovariasional menunjukkan bahwa kemampuan penalaran kovariasional mahasiswa mencakup 3 aspek yaitu: (1) aspek mengidentifikasi variabel relevan dan menjelaskan hubungan antar variabel tetapi mahasiswa mengalami asimilasi saat memberikan alasan hubunganantar variabel, (2) aspek mengkoordinasi perubahan variabel dengan mempertimbangkan konteks masalah. (3) aspek mengkonstruksi hubungan variabel dalam grafik fungsi akan tetapi hanya sedikit mahasiswa yang mampu mencapai aspek ini. Selain itu, mahasiswa menunjukkan integrasi kemampuan pemrosesan visual yang tidak memadai, mengakibatkan kesulitan mengidentifikasi arah perubahan grafik dan kecenderungan fokus pada kuantitas tunggal daripada hubungan variabel yang terkait.