Sarah Azka Fiddaroin
UIN Prof. Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Memahami Dasar-dasar Belajar dan Beriman untuk Hidup Bermakna Sarah Azka Fiddaroin; Rianita Malikhotul Faoziah; Imron Ashari; Shobrun Jamil
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 4 (2026): Edisi Juni-Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i4.902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman dasar-dasar belajar dan beriman dalam membangun hidup yang bermakna, hubungan antara teori meaningful learning dengan nilai spiritual dalam proses pendidikan, serta kontribusinya terhadap pengembangan pembelajaran agama yang reflektif dan transformatif. Latar belakang penelitian didasarkan pada munculnya kecenderungan pembelajaran agama yang masih berorientasi pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga peserta didik sering kali belum mampu menghubungkan nilai keimanan dengan pengalaman hidup secara nyata. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan berbagai sumber berupa jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan pada rentang tahun 2021–2026. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis terhadap konsep-konsep utama yang berkaitan dengan meaningful learning, spiritualitas, dan pendidikan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara belajar dan beriman dapat membentuk pembelajaran yang lebih bermakna karena peserta didik tidak hanya memahami pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Teori meaningful learning mendukung proses pembelajaran yang aktif, reflektif, dan kontekstual, sedangkan nilai spiritual memberikan landasan moral dan emosional dalam pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, kajian ini menunjukkan bahwa pembelajaran agama yang reflektif dan transformatif mampu meningkatkan kesadaran diri, empati sosial, serta kemampuan peserta didik dalam memaknai kehidupan secara lebih mendalam. Dengan demikian, integrasi meaningful learning dan nilai spiritual dapat menjadi pendekatan penting dalam menciptakan pendidikan agama yang humanis, relevan, dan berorientasi pada pengembangan kepribadian secara utuh.