Francisca Titing Koerniawaty
Institut Pariwasata dan Bisnis Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancangan Peningkatan Engagement dan Kunjungan Wisatawan Lokal Gen-Z Terhadap Museum Bali Melalui Kampanye Berbasis Storytelling Digital Rizky Maulana; Francisca Titing Koerniawaty; Gede Yoga Kharisma
Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata Vol. 9 No. 1 (2026): Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sw.v9i1.5745

Abstract

Museum sebagai daya tarik wisata budaya secara ideal memiliki potensi kunjungan wisatawan lokal yang tinggi. Museum Bali memiliki koleksi sejarah dan nilai budaya yang kuat sebagai representasi peradaban masyarakat Bali. Namun, pada kenyataannya minat kunjungan dan engagement wisatawan lokal Gen Z terhadap Museum Bali masih tergolong rendah. Di sisi lain, belum terdapat upaya kampanye berbasis storytelling digital yang secara khusus dirancang sesuai karakteristik Gen Z untuk meningkatkan keterlibatan dan minat kunjungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan potret engagement dan minat kunjungan wisatawan lokal Gen Z terhadap Museum Bali, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya engagement dan kunjungan, serta (3) merancang model kampanye berbasis storytelling digital yang aplikatif bagi Museum Bali. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perancangan model promosi dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, perumusan konsep narasi, desain konten visual, serta validasi mitra pengguna. Hasil penelitian menunjukkan: 1) minat dan keterlibatan wisatawan lokal Generasi Z terhadap Museum Bali masih rendah karena museum dianggap kurang menarik, kurang modern, dan belum memanfaatkan media digital secara maksimal, 2) faktor seperti pengaruh teknologi, persepsi negatif, serta keterbatasan sumber daya turut memengaruhi rendahnya kunjungan, 3) rancangan kampanye berbasis storytelling digital yang relevan bagi Generasi Z Museum Bali diwujudkan melalui pemanfaatan media sosial Instagram dengan format konten visual naratif, khususnya carousel, yang mengangkat cerita koleksi, sejarah, dan nilai budaya Museum Bali secara estetik, singkat, dan emosional.