p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Man-Ana Lentera Ilmu
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adat Markobar Dalam Psikologi Pranikah Sulaiman Sihombing; Zulhamri
Lentera Ilmu: Jurnal Kependidikan, Riset dan Teoritis Vol. 1 No. 01 (2024): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Padang Lawas Gunung Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2324/lenterailmu.v1i01.14

Abstract

Belakangan ini, pemberitaan perceraian selebriti banyak diberitakan di media, khususnya televisi. Masyarakat sering dihadapkan pada kasus perceraian dengan berbagai macam motif, seolah-olah perceraian merupakan hal yang lumrah dan wajar terjadi setelah menikah mengalami masalah. Suku mandailing mempunyai adat yang dinamakan markobar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat suku mandailing mengenai adat markobar dalam psikologi pranikah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip yang terkandung dalam tradisi Markobar hanyalah memberikan nasihat dan arahan kepada individu yang menerimanya, mendorong mereka untuk memperbaiki diri, mengikuti aturan, dan meninggalkan perilaku yang dilarang secara agama. Ketika kita mengkaji bahasa yang digunakan dalam tradisi Markobar, kita menemukan bahwa bahasa tersebut mengedepankan cita-cita keagamaan, cinta damai, pernyataan-pernyataan yang membesarkan hati, dan seruan untuk menghormati orang yang lebih tua. Jadi, masyarakat mendailing mengakui bahwa dengan adanya adat markobar sangat bermanfaat bagi para pengantin agar mampu mempertahankan rumah tangganya.
Integrasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter : (Studi Pemikiran Buya Hamka) Sulaiman Sihombing; Muawwalul Bahafi Alamsyah
Jurnal Man-anaa Vol. 1 No. 1 (2024): Man Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v1i1.260

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pilar penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik dan akhlak mulia. Penelitian ini menjelajahi integrasi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan karakter, dengan fokus pada pemikiran Buya Hamka, yang menawarkan pendekatan holistik dalam pengembangan diri. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengidentifikasi relevansi tasawuf dalam menanggulangi tantangan moral yang dihadapi masyarakat, seperti perilaku menyimpang dan kurangnya empati di kalangan generasi muda. Nilai-nilai tasawuf seperti keikhlasan, kesabaran, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap orang lain diusulkan sebagai inti dari pendidikan karakter yang dapat membantu membentuk individu yang seimbang secara spiritual, moral, dan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan spiritualitas dalam upaya pendidikan karakter untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik.