Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Pelatihan Budidaya Tanaman Semusim untuk Ketahanan Pangan Ranting Aisyiyah Desa Sugiwaras Mendukung SDGs M. Abror; A. Miftakhurrohmat; Ade Eviyanti; Andrinai Eko Prihatiningrum; Muhammad Farid Yuliansyah; Muhammad Alifiansyah Putra
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)-INPROSES
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i2.10305

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Salah satu upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan adalah melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya tanaman semusim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas anggota Ranting Aisyiyah Desa Sugiwaras dalam budidaya tanaman semusim sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan perekonomian keluarga, sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik lapangan dengan pendekatan sekolah lapang (field school), pendampingan intensif, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang anggota Aisyiyah yang masing-masing memperoleh 30 bibit tanaman semusim, terdiri atas 10 bibit cabai, 10 bibit terong, dan 10 bibit tomat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu membudidayakan tanaman hingga tahap panen dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Hasil panen dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar lingkungan. Selain itu, sebagian peserta memperoleh surplus hasil panen yang dijual di lingkungan sekitar dan memberikan tambahan pendapatan rumah tangga. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis budidaya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan budidaya tanaman semusim berbasis pemberdayaan perempuan terbukti efektif dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.