Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman kewirausahaan, kreativitas, dan kepedulian lingkungan pelajar SMPN 3 Pacet, khususnya dalam memanfaatkan potensi limbah kertas sekolah. Pembelajaran kewirausahaan yang masih bersifat teoretis menyebabkan siswa belum mampu mengidentifikasi peluang usaha sederhana yang aplikatif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perencanaan usaha, kreativitas, serta kesadaran lingkungan siswa melalui pelatihan Business Model Canvas dan praktik pembuatan seed paper berbasis daur ulang limbah kertas. Metode yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran partisipatif dengan melibatkan 20 siswa kelas VII melalui tahapan pemberian materi, diskusi kelompok, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep perencanaan usaha, keterampilan pembuatan seed paper, serta sikap positif terhadap pengelolaan limbah kertas. Siswa mampu menyusun model bisnis sederhana dan menghasilkan produk seed paper yang layak secara fungsional dan estetis. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi pelatihan kewirausahaan dan praktik pengolahan limbah secara langsung efektif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, dan kepedulian lingkungan pada pelajar sekolah menengah pertama. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya hasil rata-rata pre-test 45 menjadi hasil rata-rata post-test 85. Ini menunjukkan bahwa setelah pelatihan siswa mampu menjelaskan kembali fungsi elemen Business Model Canvas, memahami setiap tahap pembuatan seed paper, dan menunjukkan perubahan sikap yang lebih peduli terhadap lingkungan dan daur ulang.