Anton Mulyono Aziz
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Total Quality Management Terhadap Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Pondok Indah – Pondok Indah Muhammad Aekhel Siswoyo Putra; Anton Mulyono Aziz
Journal of Indonesia Business Research (JIBR) Vol. 3 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jibr.v3i1.9684

Abstract

Dalam era globalisasi ini, berbicara mengenai persaingan di sektor layanan kesehatan yang semakin ketat. Menghadapi dinamika bisnis yang terus berubah dan persaingan yang semakin sengit, Rumah Sakit Pondok Indah – Pondok Indah perlu meningkatkan mutu pelayanannya untuk tetap bersaing. Penelitian ini menggunakan teori Total Quality Management dan kualitas pelayanan. Pendekatan manajerial menekankan pentingnya kualitas pelayanan yang selanjutnya dikenal dengan Teori Total Quality Management. Dalam penelitian ini, menggunakan dimensi Total Quality Management yang diperhatikan meliputi fokus pada pelanggan, kerja tim, komitmen jangka panjang, dan perbaikan berkesinambungan. Kualitas pelayanan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan, dengan dimensi penilaian meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 pasien RSPI Pondok Indah, serta teknik analisis regresi berganda dan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fokus pada pelanggan, kerjasama tim, komitmen jangka panjang, dan perbaikan berkesinambungan masing-masing berpengaruh positif terhadap kualitas pelayanan; secara keseluruhan, ada pengaruh signifikan dari keempat dimensi tersebut terhadap kualitas pelayanan dengan nilai pengaruh 65.787. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu rumah sakit dalam mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan di masa depan. Secara praktis, penelitian ini menyarankan agar rumah sakit terus meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam penanganan pasien serta memaksimalkan pelatihan dan pengembangan karyawan.