ABSTRAK Indonesia memiliki sumber daya hayati berupa rumput liar yang melimpah, namun sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal dan masih dianggap sebagai gulma. Di sisi lain, industri kertas masih bergantung pada kayu sebagai bahan baku utama sehingga berkontribusi terhadap meningkatnya laju deforestasi. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi dalam pemanfaatan bahan baku alternatif yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan inovasi pemanfaatan rumput liar menjadi kertas ramah lingkungan sebagai media pembelajaran kewirausahaan dan peningkatan ekonomi kreatif mahasiswa. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi rumput liar, pelatihan teknik pengolahan serat menjadi pulp, proses pencetakan kertas secara manual, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran berbasis digital. Tahapan kegiatan dilaksanakan secara sistematis mulai dari persiapan, produksi, uji kualitas produk, branding, pemasaran, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rumput liar seperti ilalang dan rumput teki memiliki potensi sebagai bahan baku alternatif pembuatan kertas karena mengandung serat selulosa yang cukup tinggi. Produk yang dihasilkan berupa kertas handmade bertekstur alami dengan berbagai variasi ukuran dan warna yang memiliki nilai estetika tinggi. Selain meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam bidang inovasi produk ramah lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata mengenai pengelolaan usaha, pemasaran digital, serta pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi alternatif pengurangan penggunaan bahan baku kayu pada industri kertas skala kecil sekaligus mendorong terbentuknya wirausaha muda yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: rumput liar, kertas ramah lingkungan, ekonomi kreatif, kewirausahaan mahasiswa, inovasi hijau