Jhonnedy Kolang Nauli
STT Wesley Methodist Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Agama Kristen dan Seni Musik: Membangun Keseimbangan Antara Pengetahuan Religius dan Keterampilan Kreatif Hizkia Lumban Tungkup; Jhonnedy Kolang Nauli
Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/pj.v3i2.113-127

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di berbagai institusi pendidikan masih cenderung lebih menitikberatkan pada penguasaan aspek kognitif dan doktrinal. Akibatnya, pengembangan kreativitas dan pengalaman spiritual peserta didik belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen serta seni musik dalam membangun keseimbangan antara pengetahuan religius dan keterampilan kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka. Data diperoleh melalui kajian berbagai literatur akademik, jurnal ilmiah, buku teologi, dan sumber relevan yang berkaitan dengan PAK dan seni musik, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni musik memegang peranan penting dalam proses pembelajaran PAK, karena dapat mengaitkan pemahaman teologis dengan pengalaman emosional serta ekspresi kreatif peserta didik. Penerapan musik dalam pembelajaran membantu peserta didik memahami nilai-nilai Alkitabiah dengan cara yang lebih kontekstual, meningkatkan keterlibatan aktif, serta mengembangkan kemampuan estetika dan spiritual secara bersamaan. Diskusi dari penelitian ini menegaskan bahwa integrasi seni musik dalam kurikulum PAK dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih holistik, transformatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Dengan demikian, menciptakan keseimbangan antara pengetahuan religius dan keterampilan kreatif merupakan aspek penting dalam membentuk kedewasaan iman, kreativitas, serta karakter peserta didik secara menyeluruh.