Perubahan kerapatan vegetasi dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan indikator penting dalam mengevaluasi dinamika fungsi ekologis wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika spasial kerapatan vegetasi periode 2013–2025 di DAS Ijo, Jawa Tengah, serta mengkaji implikasinya terhadap fungsi ekologis DAS. Pendekatan yang digunakan adalah analisis citra Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2013 dan Landsat 9 OLI/TIRS tahun 2025 dari United States Geological Survey melalui perhitungan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Nilai NDVI diklasifikasikan menjadi lima kelas kerapatan vegetasi dan dianalisis menggunakan teknik overlay serta matriks transisi untuk mengidentifikasi dinamika perubahan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan vegetasi tinggi tetap mendominasi wilayah DAS, namun mengalami penurunan luas sebesar 1.344,15 ha, sementara kerapatan vegetasi sedang meningkat sebesar 3.148,20 ha. Transisi terbesar terjadi dari kelas vegetasi tinggi ke vegetasi sedang seluas 4.808,70 ha, yang mengindikasikan terjadinya perubahan struktur tajuk vegetasi. Meskipun sebagian wilayah menunjukkan perubahan dari kelas vegetasi sangat rendah menuju kelas yang lebih tinggi, dinamika dua arah ini mencerminkan adanya redistribusi struktural vegetasi dalam lanskap DAS. Secara ekologis, perubahan tersebut berimplikasi pada potensi penurunan kapasitas intersepsi hujan, peningkatan risiko limpasan permukaan, serta perubahan kapasitas konservasi tanah dan penyimpanan karbon. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis NDVI multitemporal efektif sebagai indikator kuantitatif dalam memantau dinamika fungsi ekologis DAS skala menengah dan dapat mendukung perumusan strategi pengelolaan berbasis konservasi vegetatif.