Mukni Sari
UIN Sulthan Thaha Saifuddin jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRADISI PENULISAN KITAB ULAMA DI PONDOK PESANTREN NURUL IMAN: KAJIAN HISTORIS 1915–2005 Mukni Sari; Nurdin; Hendra Gunawan
JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam Vol. 7 No. 2 (2025): JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam
Publisher : Jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jambe.v7i2.208

Abstract

Tradisi penulisan kitab di pondok pesantren merupakan salah satu manifestasi penting dari warisan intelektual Islam di Indonesia. Artikel ini mengkaji secara historis tradisi penulisan kitab oleh ulama Pondok Pesantren Nurul Iman, Jambi, pada rentang waktu 1915–2005. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kitab-kitab yang ditulis, memahami latar belakang dan proses penulisannya,serta menelaah kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan Islam di lingkungan pesantren. Menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi, data diperoleh melalui observasi, wawancara sejarah lisan, dan telaah dokumen primer maupun sekunder. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa tradisi penulisan kitab di Pondok Pesantren Nurul Iman dimulai pada masa kepemimpinan Syekh Hasan Ibn H. Anang Yahya dan dilanjutkan oleh generasi berikutnya seperti K.H. Abdul Qadir bin Syekh Ibrahim dan K.H. Muhammad Saman Muhi. Karya-karya tersebut meliputi berbagai disiplin ilmu, seperti fiqih, tafsir, tasawuf, akhlak, dan amaliah tarekat, yang sebagian masih diajarkan hingga kini. Tradisi ini tidak hanya memperkaya khazanah literatur keislaman lokal, tetapi juga memperkuat identitas keilmuan pesantren, menjadikannya pusat pendidikan yang melahirkan ulama dan alumni berkualitas. Kajian ini menegaskan pentingnya pelestarian dan dokumentasi karya tulis ulama pesantren sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tradisi keilmuan Islam di Nusantara.