Alvananta Farhan Maulana
Universitas Ibrahimy

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Clustering Tingkat Kecanduan Media Sosial pada Mahasiswa Generasi Z Menggunakan Algoritma K-Means Alvananta Farhan Maulana; Zaehol Fatah
Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 April 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jamastika.v5i1.4648

Abstract

This study analyzes and categorizes the degree of Generation Z students' addiction to social media using the K-Means algorithm. The daily life of a student is now synonymous with social media, especially among Generation Z, known as a digital native group with high levels of online interaction. A survey methodology was utilized in this study to capture data pertaining to different dimensions of social media habits, for instance, how often platforms are used, duration of online time, types of platforms used, and their impact on academic and social activities. Students were grouped according to their social media usage habits and behavioral traits using the K-Means algorithm. Data analysis verifies the existence ofseveral main clusters that describe low, medium, and high levels of addiction. These findings provide important insights for educational institutions and related parties in understanding patterns of social media addiction among students, thereby informing the creation of targeted educational programs to counteract the negative consequences of problematic social media consumption.  Keyword: Social Media Addiction, Generation Z Students, K-Means Clusterin   Penelitian ini menganalisis dan mengelompokkan tingkat kecanduan media sosial pada mahasiswa Generasi Z dengan menggunakan algoritma K-Means. Kehidupan sehari-hari siswa sekarang melibatkan media sosial, terutama Generasi Z yang dikenal sebagai kelompok digital native dengan tingkat interaksi tinggi di dunia maya. Dalam penelitian ini, Data dikumpulkan melalui survei yang mencakup elemen seperti frekuensi penggunaan media sosial, durasi waktu online, jenis platform yang digunakan, serta dampaknya terhadap aktivitas akademik dan sosial. Metode K-Means digunakan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan pola penggunaan media sosial dan perilakunya terhadap media sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada beberapa klaster utama yang menunjukkan tingkat kecanduan rendah, sedang, dan tinggi. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi lembaga pendidikan dan pihak terkait dalam memahami pola kecanduan media sosial di kalangan mahasiswa, serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi edukatif untuk mengurangi efek negatif yang disebabkan oleh penggunaan media sosial yang berlebihan. Kata Kunci: Kecanduan Media Sosial, Mahasiswa  Generasi Z, K-Means Clustering.