Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemulihan Sektor Pariwisata: Memahami Kepribadian UMKM Margareth Setiawan
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 5 No 2 (2023): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v5i2.7811

Abstract

Kepribadian merek merupakan topik yang banyak dibahas dalam banyak penelitian. Namun, sebagian besar penelitian tersebut berbicara tentang kesesuaian kepribadian merek dengan kepribadian pengguna. Belum banyak yang membahas mengenai kesesuaian antara kepribadian pemilik-manajer di UMKM dengan kepribadian merek yang mereka miliki. Padahal dengan menyadari adanya kesesuaian antara kepribadian pemilik-manajer dengan kepribadian merek yang dibentuknya, akan lebih mudah bagi pelaku UMKM untuk menentukan tujuan dan strategi bisnis. Dengan demikian, tujuan artikel ini adalah untuk menunjukkan bahwa memang ada keselarasan antara kepribadian pemilik-manajer UMKM dengan kepribadian merek yang mereka bentuk, meskipun proses ini tidak mereka sadari. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur mendalam dengan empat manajer pemilik UMKM di destinasi wisata belanja dan kuliner Kota Bandung. Berdasarkan hasil tersebut, didapatkan hasil bahwa pemilik-manajer UMKM secara naluriah memanusiakan usahanya. Peta jalan manajerial untuk membentuk kepribadian merek juga diberikan berdasarkan hasil penelitian ini. Ini adalah studi pertama yang membuktikan dampak atribut pribadi pemilik-manajer UMKM destinasi wisata belanja dan kuliner terhadap personifikasi merek yang terlihat melalui identitas dan citra merek yang sesuai dengan nilai diri dan sifat pemilik. Studi ini membantu memberikan saran dalam pemulihan sektor pariwisata khususnya di Kota Bandung. Para pemilik-manajer UMKM dapat menggunakan model yang dikembangkan oleh penulis untuk menerapkan strategi pemerekan yang lebih baik dalam menarik wisatawan. Semakin banyak bisnis yang mampu mengembangkan citra merek yang berbeda, maka semakin tinggi daya saing mereka.
The Moderating Effect of Gender on Overconfidence in Investment Decisions Rosyidah Rahmah; Nugraha Nugraha; Dian Kurnianingrum; Margareth Setiawan
ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting Vol. 7 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/arbitrase.v7i1.3426

Abstract

This study examined the influence of overconfidence on the investment decisions of Indonesian individual or retail investors. The research design used in this study uses quantitative survey approach. The questionnaire was distributed online using the Populix platform. The analysis used Hayes' Moderation Model 1, utilizing a quantitative survey of 500 retail investors from the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study explored the moderating effect of gender on the relationship of overconfidence and investment decisions. The results showed that overconfidence significantly increased investment decisions, with the relationship being more pronounced in men than in women. Overconfidence positively influenced investment decisions for both genders, with a more pronounced effect on male investors, as evidenced by the conditional effect. These findings advance behavioral finance by demonstrating gender-specific effects of overconfidence in emerging markets and suggest that investor education and risk communication strategies should be tailored to demographic characteristics of investors, particularly gender, to more effectively address overconfidence bias.