This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pepadu
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMBANGUN KOLABORASI ANTAR SPESIALIS DALAM PENANGGULANGAN DIABETES: PERAN INTEGRASI LAYANAN UNTUK DETEKSI RETINOPATI DIABETIK YANG EFEKTIF monalisa nasrul; Isna Kusuma Nintyastuti; Ilsa Hunaifi; Joko Anggoro
Jurnal Pepadu Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i1.8914

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Salah satu komplikasi mikrovaskular utama adalah retinopati diabetik (RD), penyebab kebutaan yang sering tidak terdeteksi hingga timbul keluhan penglihatan. Skrining RD direkomendasikan pada semua pasien DM tipe 2 sejak diagnosis, namun cakupan skrining di Provinsi Nusa Tenggara Barat masih rendah. Rendahnya angka skrining disebabkan kurangnya sosialisasi dari fasilitas kesehatan primer, sekunder, dan tersier, serta terbatasnya sarana diagnostik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan dokter spesialis non-mata dan pemangku kebijakan mengenai pentingnya skrining RD secara rutin dan berkesinambungan, serta mendorong integrasi layanan skrining dalam manajemen pasien DM di rumah sakit rujukan. Kolaborasi dilaksanakan dengan berbagai bidang spesialistik baik mata dan non mata, Dinas Kesehatan Provinsi NTB serta mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram. Saat kegiatan berlangsung, terdapat pengambilan data pengetahuan peserta melalui kuesioner. Kegiatan terlaksana pada hari Senin, 8 September 2025 di Aula Yunita Sabrina FKIK Universitas Mataram, kegiatan berbentuk mini simposium dengan 7 narasumber dari berbagai disiplin medis (mata, penyakit dalam, ginjal, saraf, jantung, THT, patologi klinik, dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB). Sebanyak 57 peserta hadir, mengikuti paparan dan diskusi mengenai pelaksanaan skrining komplikasi DM, termasuk indikasi pemeriksaan mata terutama retinopati diabetik pada penderita diabetes. Pada kuesioner yang disebarkan, terlihat pengetahuan peserta tentang rekomendasi waktu skiring RD sudah baik. Sosialisasi melalui forum lintas disiplin dapat digunakan sebagai salah satu modalitas untuk meningkatkan awareness berbagai pihak terhadap skrining RD dan mendorong perencanaan kebijakan yang lebih baik untuk memperluas cakupan skrining di NTB.