Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN KOMUNIKASI EFEKTIF DAN LITERASI BENCANA UNTUK PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DI KAWASAN KUTA MANDALIKA Shinta Desiyana Fajarica; Fera Salsabila; Tenri Waru; Muhlis Muhlis; Aurelius Rofinus Lolong Teluma; Baiq Deswita Karina Putri; Alta Asdatullah
Jurnal Pepadu Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i2.10812

Abstract

Kawasan Kuta Mandalika, sebagai destinasi wisata super prioritas, menghadapi tantangan signifikan terkait kerentanan terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Kondisi tersebut menuntut adanya kesiapsiagaan masyarakat dan pelaku wisata, khususnya dalam aspek komunikasi dan pemahaman dasar manajemen bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana melalui penguatan komunikasi efektif dan literasi dasar manajemen bencana. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah dengan melibatkan masyarakat, Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB), aparat desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, simulasi komunikasi darurat, serta penerapan teknologi berbasis aplikasi kebencanaan seperti Info BMKG dan InaRisk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai mitigasi bencana, prosedur evakuasi, serta penggunaan teknologi peringatan dini. Partisipasi aktif peserta dalam simulasi dan diskusi juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya komunikasi efektif dalam menghadapi bencana. Selain meningkatkan kapasitas masyarakat, kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal dalam mendukung kesiapsiagaan bencana di kawasan wisata.
Penguatan Informasi Administrasi Kewilayahan Desa Korleko Selatan Melalui Pembuatan Peta Administrasi Wilayah Berbasis ArcGIS Pro Made Yadnya; Noli Sapitri; Ermafitriyan; Juanda Febrian Rifai; Nadiyatul Khalisah; Baiq Deswita Karina Putri; Alta Asdatullah; I Dewa Gumang Desta Yoga Diantara; Almira Aura Prasabila; Luna Lutfia Fajriani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16220

Abstract

Korleko Selatan Village is one of the villages carved out from Korleko Village in Labuhan Haji Subdictrict, East Lombok Regency, which to date does not have clear administrative boundaries because it still relies on natural boundaries without the support of clear spatial data. This situation has the potential to cause confusion in determining the scope of the village goverment’s jurisdiction, as well as boundary disputes with neighboring villages. This community service project aims to strengthen administrative information using ArcGis Pro. The methods employed included outreach and field surveys, the collection of geospatial data from the Esri basemap, and public facility locations using ArcGIS Pro (scale 1:6,000), final design work in Adobe Photoshop with photographic documentataion of public facilities linked to their locations within the village. The results of this activity are administrative maps depicting the road network, river courses, territorial boundaries, and the distribution of public facilities, showing a denser settlement pattern in the central part of village. The maps have been printed and installed at the Village Office, Lembak Daya Hamlet, and Dasan Baru Hamlet, making them directly accessible to the community and intended to serve as an official reference for the village government in the administration of governance and development planning. Keywords: village administrative map, territorial boundaries, ArcGIS Pro, pubic facilities, Korleko Selatan Village