This Author published in this journals
All Journal JIPP
Felicia Angeline Christian
Universitas Bunda Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Adaptasi Alat Ukur General Acceleration Scale (GAS) pada Individu Dewasa Awal Kirana Ratna Sendjaja; Felicia Angeline Christian; Jenifer Gunawan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 12 No 1 (2026): 2026
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v12i1.23255

Abstract

Fenomena yang sedang dialami kelompok dewasa awal adalah adaptasi terhadap percepatan ritme kehidupan (pace of life) yang saat ini menjadi isu krusial dalam psikologi kontemporer. Kelompok dewasa awal ini dihadapkan oleh tuntutan peran dan produktivitas dalam menghadapi transisi dari masa remaja. Meskipun demikian, belum terdapat instrumen yang dikembangkan di Indonesia terkait pace of life. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyediakan alat ukur yang tervalidasi dalam konteks lintas budaya serta uji parametrik terhadap instrumen General Acceleration Scale (GAS) yang mengukur pace of life. GAS dikembangkan berdasarkan budaya barat oleh Jens Bergener & Tilman Santarius di tahun 2020, sebanyak 16 butir. Proses adaptasi yang dilakukan meliputi tahap forward-backward translation yang dilakukan oleh para ahli. Penelitian menggunakan teknik non-probability convenience sampling, dengan partisipan kelompok dewasa awal berusia 18-40 tahun sebanyak 205 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk mengeksplorasi struktur faktor instrumen; Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji kesesuaian model faktor; Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) untuk menguji kesesuaian model teoritis instrumen dengan data sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur yang telah diadaptasi memiliki kecocokan yang cukup baik dengan data (CFI = 0,914; TLI = 0,894; RMSEA = 0,069; SRMR = 0,061), serta memiliki validitas dan konsistensi yang baik. Selain itu, hasil Chi-Square Test juga menunjukkan signifikansi pada tingkat p < 0,001. Temuan ini memberikan implikasi teoritis berupa tersedianya alat ukur pace of life yang valid dan reliabel di Indonesia dan mendukung relevansi konstruk pace of life di Indonesia.