Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT KEKOMPAKAN PERKOTAAN TERHADAP KARAKTERISTIK PERGERAKAN PENDUDUK DI KOTA BANDUNG Dzulfikar, Faris; Syafriharti, Romeiza
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 4 No. 02 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v5i02.2157

Abstract

ABSTRAK Kota Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat dengan tingkat kepadatan penduduk dan konsentrasi kegiatan yang tinggi. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui ukuran kekompakan perkotaan Kota Bandung serta hubugannya dengan karakteristik pergerakan penduduknya. Faktor pembangun dari ukuran kekompakan perkotaan di Kota Bandung diantaranya dilihat dari kepadatan penduduk, kepadatan pekerjaan, indeks guna lahan campuran, pelayanan fasilitas, panjang jalan, serta panjang trayek angkutan umum. Sedangkan karakteristik pergerakan penduduk dilihat dari jarak dan pemilihan moda menuju tempat kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya analisis klaster hirarki untuk mengetahui klasifikasi tingkat urban compactness ditiap kelurahan Kota Bandung, serta analisis regresi linear berganda dan analisis crosstab untuk mengetahui hubungan dan pengaruh dari ukuran urban compactness terhadap karakteristik pergerakan penduduk di Kota Bandung. Didapat bahwa klasifikasi urban compactness tinggi dan rendah tersebar pada wilayah tengah wilayah studi Kota Bandung. Ada pula faktor-faktor dari ukuran urban compactness yang bertolak belakang dan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik pergerakan penduduk di Kota Bandung. Kata Kunci: kekompakan perkotaan, karakteristik pergerakan, regresi linear berganda, crosstab
Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa terhadap Perekonomian Megaregion Pantura di Jawa Tengah Nugraha, Indra Cahya; Purwaningsih, Murni Rahayu; Firmansyah, Arianda; Dzulfikar, Faris
Jurnal Wilayah dan Kota Vol. 8 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jwk.v9i02.7766

Abstract

Wilayah mega urban di pantai utara Jawa sudah lama diperkirakan akan terjadi ketersinambungan dan mengubah seluruh Pulau Jawa menjadi “desakota” raksasa. Megaregion merupakan hasil akhir dari evolusi aglomerasi yang menggabungkan daerah urban dan industri akibat tuntutan pertumbuhan penduduk dan ekspansi bangunan kota. Infrastruktur transportasi yang memadai menjadi hal yang harus dipenuhi untuk menjadi tulang punggung dari megaregion tersebut. Jalan bebas hambatan atau jalan tol merupakan infrastruktur yang umum dibangun untuk mengakomodir cepatnya pertumbuhan megaregion tersebut. Penelitian ini bertujuan melihat dampak dari pembangunan jalan tol trans jawa terhadap ekonomi di Jawa Tengah.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan beberapa variabel pertumbuhan ekonomi. Hasil yang ditemukan adalah belum terjadi multiplier effect dari jalan tol terhadap pertumbuhan ekonomi dan pergeseran struktur ekonomi di Jawa Tengah, namun sudah nampak efek ke arah tersebut dari data efisiensi waktu tempuh dan efisiensi penggunaan BBM di jalur tol trans Jawa. Berdasarkan studi terdahulu di Amerika Serikat dan Jerman, efek positif dari pembangunan jalan tol memang tidak dapat langsung dirasakan, akan tetapi membutuhkan waktu yang cukup panjang.