This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Syahdur Rahim Marorong
Prodi S1 Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Manado, Jln. Pandu Pangiang, Lingk III, Pandu, Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia 95249

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Kesehatan Remaja Cegah Pernikahan Usia Dini, Stunting, Dan Perilaku Beresiko Pada Remaja Di Desa Kotabunan Lisa Ardiningtyas; Anisa Rivainy Marudju; Salwa Qhiran Alamri; Syahdur Rahim Marorong; Nur Hovifah Sukarno; Adinda Akili; Indrawati Syawal; Fahira Topit
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i2.22969

Abstract

Background: Desa Kotabunan menghadapi tantangan serius terkait kesehatan remaja yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Tingginya pernikahan usia dini berkorelasi dengan rendahnya literasi kesehatan dan berkontribusi terhadap risiko stunting serta perilaku berisiko. Program PELITA CERDAS bertujuan memperkuat literasi kesehatan remaja melalui pemberdayaan pendidik sebaya dan inovasi media digital. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan remaja yang dilaksanakan pada 19 Januari–9 Februari 2026. Tahapan kegiatan meliputi: (1) Pengumpulan data. (2) Seleksi Duta GenRe dan Duta Remaja Sehat. (3) Pelatihan peer educator dan pendampingan, serta implementasi edukasi melalui sosialisasi langsung dan media digital. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterlibatan aktif remaja dalam pencegahan pernikahan usia dini, stunting, dan perilaku berisiko. Program juga menghasilkan kader remaja aktif, web edukasi kesehatan, serta inovasi produk Gummy Stunting berbahan dasar Ananas comosus. Kesimpulan: Program PELITA CERDAS efektif memperkuat literasi kesehatan remaja dan berpotensi menjadi model intervensi berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.