Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENDORONG TRANSFORMASI DESA LAMUNRE TENGAH MENJADI SMART VILLAGE YANG BERDAYA, MANDIRI, DAN BERKELANJUTAN Didin Purniawan; Uci Musdalifah; Annisa; Endah Nurmasita; Ayu Andira; Aisyah; Wahyuni; Magfirah; Nurhafida; Firdayanti; Nurpadillah; Dhea Oktaviani; Bahtiar
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 3 No. 02 (2025): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), 2025
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/abdimassean.v3i02.768

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) “Smart Village dan Kearifan Lokal” di Desa Lamunre Tengah bertujuan untuk mendorong transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat melalui integrasi teknologi dengan nilai-nilai budaya lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat meliputi rendahnya literasi digital, minimnya partisipasi dalam layanan publik berbasis online, serta pemanfaatan potensi ekonomi lokal yang belum optimal. Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai solusi dengan mengimplementasikan beberapa program utama, yaitu optimalisasi website desa berbasis DIGIDES, digitalisasi UMKM, pengelolaan lingkungan melalui pemanfaatan pekarangan rumah, serta peningkatan literasi masyarakat melalui program “Ngopi dan Dakwah”. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada pemberdayaan partisipatif dan penguatan kapasitas lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli hingga 20 Agustus 2025 dengan metode pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung yang melibatkan pemerintah desa, karang taruna, serta BUMDes. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi digital UMKM, serta meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam layanan digital dan kegiatan literasi. Program ini berhasil memperkuat kohesi sosial, meningkatkan kepercayaan diri digital masyarakat, dan menumbuhkan inovasi lokal yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital dengan kearifan lokal mampu memperkuat kemandirian masyarakat dan mempercepat terwujudnya Smart Village yang berkelanjutan
Pemberdayaan Masyarakat Desa Pangalli Melalui Digitalisasi dan Pelestarian Kearifan Lokal Nurul Ismi Putri M; Ayu Andira; Diyana
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Beru’-Beru’: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JIPM)
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v4i2.5813

Abstract

Abstract The rapid development of information technology in the era of globalization demands that rural communities possess adequate digital literacy skills to support technology-based development. However, disparities in access to and utilization of technology remain evident in many rural areas, including Pangalli Village, Walenrang Timur District, Luwu Regency. This condition prompted the implementation of the 2025 Thematic Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata or KKN) of UIN Palopo under the theme Smart Village and Local Wisdom, which focuses on empowering communities through two main aspects: village digitalization and the preservation of local wisdom. The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, emphasizing the strengthening of local potential and community participation as active subjects of development. The implementation methods included participatory observation, informal interviews, and documentation, conducted through several stages inculturation, asset mapping, planning, implementation, and participatory reflection. The results indicate that the digitalization program successfully improved community skills in digital content creation and expanded the reach of micro-enterprises through business location tagging on Google Maps. Meanwhile, in the aspect of local wisdom preservation, activities such as the Festival Anak Saleh, Independence Day competitions, and the development of Family Medicinal Gardens (TOGA) effectively strengthened social values and community cooperation. Overall, the KKN activities in Pangalli Village successfully integrated digital innovation with cultural preservation, forming an adaptive, participatory, and sustainable model of community empowerment toward realizing the concept of a Smart Village based on local wisdom. Keywords: community empowerment, village digitalization, local wisdom, Smart Village, ABCD approach.