This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Margiyanto Margiyanto
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA BELLCRANK ASSEMBLY FLAP CONTROL SYSTEM PESAWAT NXXX MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Margiyanto Margiyanto; Ismoyo Haryanto; Gunawan Dwi Haryadi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat NXXX merupakan pesawat yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia untuk transportasi penumpang dan logistik. Pesawat ini terdiri atas fuselage, wing, tail, landing gear, dan power plant, serta dilengkapi flap sebagai high-lift device yang berfungsi meningkatkan gaya angkat. Flap terpasang pada trailing edge sayap dan berdefleksi hingga 40° untuk memperbesar kelengkungan airfoil, terutama saat fase landing ketika menerima beban aerodinamis maksimum. Beban tersebut diteruskan ke komponen bellcrank assembly melalui mekanisme kendali dari cockpit, sehingga diperlukan struktur yang mampu menahan beban agar flap tetap stabil selama penerbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai displacement, tegangan von Mises, serta margin of safety (MoS) berdasarkan kriteria material failure, bearing, dan pull-through pada bellcrank assembly desain awal. Metode yang digunakan adalah metode elemen hingga menggunakan MSC Patran dan MSC Nastran dengan pemodelan surface geometry (2D) untuk efisiensi komputasi serta penyederhanaan geometri dalam menganalisis respons struktur terhadap kondisi pembebanan maksimum. Hasil analisis menunjukkan bahwa displacement maksimum struktur secara keseluruhan sebesar 57,5 mm, sedangkan tegangan von Mises maksimum sebesar 991 MPa terjadi pada area fillet yang merupakan daerah konsentrasi tegangan. Analisis kekuatan menunjukkan bahwa tegangan pada struktur untuk kriteria material failure dan bearing masih berada di bawah batas aman material. Meskipun demikian, pada kriteria pull-through ditemukan beberapa komponen dengan nilai margin of safety kurang dari 0. Secara keseluruhan, desain awal bellcrank assembly masih tergolong aman untuk kondisi pembebanan yang dianalisis serta memiliki potensi weight reduction pada komponen dengan margin of safety tinggi.