Smartphone merupakan perangkat populer yang memiliki fitur-fitur diantaranya seperti internet, jaringan sosial, pesan, video, multimedia, dan game. efek samping smartphone salah satunya dapat menyebabkan kecanduan. Intervensi kecanduan smartphone yang dapat diberikan pada anak usia sekolah adalah terapi bermain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain mengambar terhadap kecanduan smartphone pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan pre-experimental, dengan menggunakan one group pre-post design. Sampel berjumlah 17 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu smartphone addiction scale version (SAS-SV). Intervensi yang diberikan yaitu terapi bermain menggambar, yang dilakukan 3 kali pertemuan selama 3 hari dalam waktu 30 menit. Pengolahan data pada penelitian ini adalah uji wilcoxcon test. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa nilai median kecanduan smartphone sebelum diberikan terapi bermain menggambar adalah rerata 44, setelah diberikan terapi bermain menggambar adalah median 13. Terdapat perbedaan skor kecanduan smartphone sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan p value = 0,001 (p< 0,05), berarti terdapat pengaruh pemberian terapi bermain mengambar terhadap kecanduan smartphone pada anak usia sekolah. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh terapi bermain mengambar terhadap kecanduan smartphone pada anak usia sekolah. Di sarankan bagi guru sekolah dasar untuk menjadikan intervensi bermain menggambar sebagai salah satu terapi non farmakologis dalam menurunkan kecanduan smartphone pada anak usia sekolah.