Fitri Husaibatul
Institut Daarul Qur’an, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika menghafal al-qur’an dan pengalaman layanan konseling individual pada siswa tahfidz: studi kualitatif di madrasah tsanawiyah berbasis pesantren Helda Nurdianti; Febri Dahlia; Fitri Husaibatul
Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 9 No. 2 (2026): Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi problematika yang dialami siswa tahfidz dalam menghafal Al-Qur’an serta pengalaman mereka terhadap layanan konseling individual di sebuah MTs tahfidz berbasis pesantren di Depok. Di tengah padatnya tuntutan akademik dan target hafalan, banyak siswa menghadapi hambatan psikologis yang belum banyak dikaji secara mendalam, sehingga diperlukan pemahaman dari perspektif partisipan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus pada satu lokasi (single-case study). Partisipan ditentukan secara purposive, terdiri atas lima siswa kelas IX yang teridentifikasi mengalami kesulitan menghafal, satu guru Bimbingan dan Konseling, dan satu guru tahfidz. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik enam fase dengan tahapan pengodean, pengategorian, dan pengembangan tema. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, member check, serta audit trail mengacu pada kriteria Lincoln dan Guba (1985). Analisis menghasilkan empat tema: (1) problematika internal dan kondisi psikologis; (2) problematika eksternal dan manajemen waktu; (3) dampak terhadap konsistensi hafalan dan muroja’ah; serta (4) pengalaman penanganan melalui konseling individual. Temuan menunjukkan bahwa, menurut persepsi partisipan, kesiapan psikologis dan regulasi diri berperan penting dalam menjaga konsistensi hafalan, dan layanan konseling individual dipersepsikan membantu siswa mengelola motivasi, kepercayaan diri, dan waktu. Penelitian ini berkontribusi memberikan pemahaman kontekstual mengenai pengalaman konseling individual bagi siswa tahfidz di lingkungan pesantren.