This Author published in this journals
All Journal Epistema
Mohammad Kris Yuan Hidayatullah
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan dan Minat Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMK Negeri 1 Nganjuk triastuti kusumaningrum; Mohammad Kris Yuan Hidayatullah; Djoni Irianto; Wahyu Dwi Mulyono
Epistema Vol. 7 No. 1 (2026): April(On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v7i1.96232

Abstract

Pendidikan di SMK adalah fokus utama dari penelitian ini dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten di sektor teknik dan industri, termasuk di sektor konstruksi. Salah satu keahlian yang ada di SMK adalah Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Sebagian besar siswa kurang menunjukkan minat yang kuat terhadap pelajaran, khususnya dalam materi-materi yang memerlukan pemahaman konseptual dan pemecah masalah. Lingkungan belajar di beberapa kelas juga belum sepenuhnya kondusif, baik dari aspek fasilitas maupun interaksi pedagogis, sehingga belum sepenuhnya mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis. Tujuan penelitian adalah meneliti bagaimana lingkungan belajar dan minat belajar mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa di SMK Negeri 1 Nganjuk, baik secara parsial maupun simultan, dengan melibatkan sampel sebanyak 110 siswa. Melalui metode kuantitatif asosiatif pendekatan yang digunakan adalah ex post facto. Alat yang digunakan dalam penelitian berupa angket. Pada tahapan penelitian mencakup wawancara dengan guru, pengumpulan data, pengujian alat, dan analisis data menggunakan uji normalitas sebagai prasyarat dan korelasi pearson product moment dipakai untuk menilai hubungan antar variabel, sedangkan uji hipotesis dilakukan menggunakan uji linear berganda melalui uji t untuk pengaruh individu dan uji f untuk pengaruh secara bersama-sama. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara bersamaan, lingkungan belajar dan minat belajar memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, sedangkan lingkungan belajar tidak berpengaruh secara signifikansi. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa lebih dipengaruhi oleh faktor internal berupa minat belajar dibandingkan faktor eksternal yaitu lingkungan belajar. Meskipun demikian, lingkungan belajar tetap berperan sebagai faktor pendukung yang memperkuat pengaruh minat belajar ketika kedua variabel tersebut saling berhubungan.