Ida Ayu Kade Mas Sudiantari
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengalaman Membaca Siswa SMP Negeri 2 Negara Berdasarkan Genre Bacaan Sastra yang Pernah Dibaca Ida Ayu Kade Mas Sudiantari; Kadek Wirahyuni; I Wayan Artika
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengalaman membaca sastra siswa SMP Negeri 2 Negara dalam menentukan pilihan bacaan berdasarkan genre, (2) mengetahui khazanah bacaan sastra berdasarkan genre oleh siswa SMP Negeri 2 Negara, dan (3) mengetahui hambatan yang dialami siswa SMP Negeri 2 Negara ketika membaca sastra berdasarkan genre pilihannya. Metodologi dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif mengandalkan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 2 Negara kelas VIII dan IX, dengan rentang usia 12-15 tahun. Penelitian ini Penelitian ini melibatkan sekitar 30-60. Sementara objek penelitian ini adalah pengalaman membaca siswa, khazanah bacaan sastra, dan hambatan siswa dalam membaca. Data diperoleh melalui angket, wawancara siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian pengalaman membaca siswa berdasarkan genre sastra menunjukan komik dibaca 34%, novel 32%, dan cerita rakyat 14%. Pengalaman membaca siswa didasarkan pada ketertarikan siswa terhadap karya sastra menarik, relevan dengan kehidupan siswa, mudah dipahami dan populer. Siswa membaca untuk hiburan dan memperoleh informasi. Pengalaman membaca tersebut mencerminkan kecenderungan membaca secara eferen dan estetik. Khazanah bacaan sastra yang diminati siswa meliputi novel romansa, petualangan, horor, manhwa, manga, komik Indonesia, komik Amerika, dan cerita rakyat. Genre tersebut dibaca melalui sastra digital dan cetak. Hambatan membaca siswa yaitu topik tidak menarik, alur berulang, cerita panjang, waktu terbatas, menunggu kelanjutan cerita, cerita berbayar, bahasa sulit, serta ketersedian buku di perpustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa memiliki sikap positif terhadap karya sastra populer dan memiliki motivasi tinggi apabila sesuai dengan minat. Oleh karena itu, pentingnya pemilihan bacaan yang relevan untuk mendukung minat membaca.