Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan arsitektur bambu yang ramah lingkungan untuk pengurangan jejak karbon di Bali Jason Santoso; Stephanus Evert Indrawan
JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA Vol. 8 No. 1 (2025): Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/pendapa.v8i1.1378

Abstract

Dunia konstruksi telah mengambil peran yang sangat besar dalam menyumbang hasil emisi karbon ke dunia. Penggunaan material yang tidak berkelanjutan serta tidak ramah lingkungan yang tiada hentinya menyebabkan emisi karbon setiap tahunnya meningkat dan tidak ada perubahan yang signifikan. Konsep green building dan juga green material menjadi salah satu topik yang harus lebih diperhatikan untuk kedepannya. Material bambu menjadi salah satu material yang dianggap lebih dari mampu untuk memenuhi kebutuhan aktivitas manusia, namun tetap menjunjung tinggi keselamatan dan kebaikan lingkungan sekitar. Keberagaman fungsi yang dimiliki bambu menjadikannya potensi sumber daya yang sangat berharga baik itu dari segi ketahanan, aksesibilitas, harga, karakteristik, dan kemampuan untuk menyerap emisi karbon yang ada di udara. Oleh karena itu, pentingnya untuk mulai beralih menggunakan bambu sebagai salah satu material utama dalam industri konstruksi pembangunan. Dengan memulai hal ini secepatnya, akan segera berdampak pada pengurangan efek global warming serta menyelamatkan beberapa generasi yang akan datang.