ABSTRAK Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi. Dalam pelaksanaannya, program Gemarikan memiliki keterkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk kampanye Gemarikan yang dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, yaitu pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Gemarikan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kampanye Gemarikan terdiri atas empat bentuk kampanye, yaitu edukasi publik, peristiwa khusus (special events), demonstrasi atau praktik langsung, dan mobilisasi sumber daya. Keempat bentuk kampanye tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui kegiatan sosialisasi, Safari Gemarikan, Hari Ikan Nasional (Harkanas), Program Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS), demonstrasi pengolahan ikan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kampanye Gemarikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga meningkatkan keterlibatan masyarakat serta mendukung pemenuhan gizi melalui peningkatan konsumsi ikan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. ABSTRACT The Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) program is a government initiative aimed at increasing public awareness of the importance of fish consumption as a nutritious source of protein. In its implementation, Gemarikan is closely related to the Free Nutritious Meal Program (MBG), which focuses on improving community nutritional quality, particularly among school-age children. This study aims to describe the forms of the Gemarikan campaign implemented by the Department of Marine Affairs and Fisheries of Lampung Province in supporting the Free Nutritious Meal Program (MBG). This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Informants were selected purposively based on their involvement in the implementation of the Gemarikan program. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the Gemarikan campaign consists of four forms of campaign activities, namely public education, special events, demonstrations or direct practices, and resource mobilization. These campaign forms were implemented through socialization activities, Safari Gemarikan, National Fish Day (Harkanas), the School Supplementary Feeding Program (PMT-AS), fish-processing demonstrations, and collaboration with various stakeholders. The findings reveal that the Gemarikan campaign not only functions as a medium for information dissemination but also enhances community participation and supports nutritional fulfillment through increased fish consumption in the implementation of the Free Nutritious Meal Program.