Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam mendorong siswa untuk aktif bergerak, menjaga kebugaran, serta membentuk kebiasaan hidup sehat. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan siswa yang kurang aktif dan kurang antusias mengikuti pembelajaran PJOK. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat siswa perlu dikaji bersama faktor yang berhubungan dengannya, salah satunya tingkat aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik dengan minat siswa kelas X dalam mengikuti pembelajaran PJOK di SMK Negeri 1 Magetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 1 Magetan sebanyak 557 siswa, sedangkan sampel berjumlah 83 siswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket aktivitas fisik menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A) dan angket minat siswa dalam pembelajaran PJOK. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 18,45 dan standar deviasi 3,74. Minat siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 54,46 dan standar deviasi 5,92. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r = 0,327 dengan signifikansi 0,003 (p < 0,05). Dengan demikian, terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan minat siswa, meskipun kekuatan hubungannya rendah dalam pembelajaran PJOK.