Untuk meningkatkan hasil tanaman kailan dapat dilakukan dengan cara pemupukan. Saat ini penggunaan pupuk organik belum bisa menggantikan pupuk anorganik sepenuhnya sehingga masih membutuhkan pemupukan tambahan dengan pupuk anorganik tetapi diharapkan dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang ayam dan pupuk NPK yang memberikan hasil tertinggi tanaman kailan. Penelitian dilaksanakan pada lahan milik kelompok tani Muncul Jaya yang berada di Desa Tunggak Jati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan dilaksanakan pada Juli 2023 sampai dengan September 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal. Terdapat 10 perlakuan yang diulang 3 kali, yaitu A (0 t/ha pukan ayam + 0 kg/ha NPK) B (15 t/ha pukan ayam + 200 kg/ha NPK) C (15 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) D (15 t/ha pukan ayam + 300 kg/ha NPK) E (20 t/ha pukan ayam + 200 kg/ha NPK) F (20 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) G (20 t/ha pukan ayam + 300 kg/ha NPK) H (25 t/ha pukan ayam + 200 kg/ha NPK) I (25 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) J (25 t/ha pukan ayam + 300 kg/ha NPK). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Perlakuan F (20 t/ha pukan ayam + 250 kg/ha NPK) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman 35,87 cm, jumlah daun 8,07 helai, bobot segar pertanaman 75,75 gram, bobot segar perpetak 2,63 kg/petak, dan bobot segar perhektar 11,70 ton/ha.