This Author published in this journals
All Journal Jurnal GEOSAPTA
A. Ibnu Taslim
Program Studi Geologi, Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Lingkungan Pengendapan dan Potensi Batuan Induk Hidrokarbon Formasi Balikpapan Daerah Palaran, Kalimantan Timur Nijusiho Manik; Jamaluddin Jamaluddin; A. Ibnu Taslim
Geosapta Vol 11, No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v11i1.19936

Abstract

Studi mengenai lingkungan pengendapan dan potensi batuan induk hidrokarbon pada Formasi Balikpapan di daerah Palaran, Kalimantan Timur, sangat penting untuk dikaji sebagai indikator kemampuan suatu batuan sedimen untuk menghasilkan hidrokarbon. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data lapangan dan analisis geokimia yang meliputi total organic carbon (TOC),  Rock-Eval Pyrolysis, dan pantulan vitrinit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian terdapat delapan (8) litofasies yaitu litofasies batupasir konglomeratan (Cst), litofasies batupasir silang-siur (St), litofasies batupasir stratifikasi silang hummocky (Shcs), litofasies batulempung laminasi, flaser, dan lentikuler (Fl), litofasies batulempung berlapis (Fsc), litofasies batulempung (Fm), litofasies serpih batubaraan (Csh), dan litofasies batubara (C). Asosiasi fasies pada daerah tersebut terdiri dari delta plain dan upper distributary channel. Lingkungan pengendapan Formasi Balikpapan merupakan lingkungan deltaik dengan pengaruh laut yang ditandai dengan adanya sedimen silisiklastik dan batubara yang mengindikasikan perubahan kondisi pengendapan dari darat ke laut. Berdasarkan analisis geokimia organik, serpih pada daerah Palaran memiliki nilai TOC 1.07 % – 1.74 % dan batubara 61.58 % – 61.60 %. Tipe kerogen dari batuan induk pada Formasi Balikpapan, Daerah Palaran menunjukkan kerogen tipe III yang memiliki potensi untuk menghasilkan gas atau sedikit minyak dengan tingkat kematangan belum matang hingga tahap matang awal. Sedimen pada Formasi Balikpapan mengindikasikan memiliki potensi yang bervariasi dari buruk hingga sedang dan tidak terlalu kaya dalam menghasilkan hidrokarbon.